4 Female Korean YouTubers Terfavorit, dari yang Menghibur Sampai yang Menginspirasi

Female Korean YouTubers Terfavorit

Bagaimana cara teman-teman melepas penat di penghujung hari yang melelahkan? Kalau saya sih tentu dengan menonton video-video yang diunggah oleh para female Korean YouTubers terfavorit saya di bawah ini.

Salah satu fakta tentang Eva yang sekiranya perlu teman-teman ketahui yaitu bahwa sejatinya Eva merupakan salah satu dari jutaan umat manusia era sekarang yang terpengaruh dampak Hallyu wave.

Dulu sekali, saya tergila-gila dengan sederet grup idola dari negara ginseng. Kini, walau kecintaan saya terhadap para oppa yang jago menyanyi dan menari telah berkurang, ketertarikan saya terhadap budaya dari negara itu agaknya masih belum luntur juga.

Apa sih yang bikin saya sebegitu minatnya dengan segala sesuatu yang berbau ke-Korea-an? Oh ya, yang saya maksud “Korea” di sini adalah Republic of Korea ya, bukan yang DPRK (siapa tahu ada yang salah paham, hihihi)!

Orang-orang lain mungkin menyukai musiknya, ada juga yang jatuh hati dengan K-skincare beauty. Namun, kalau saya sendiri boleh jujur, saya sebetulnya penasaran dengan bagaimana orang-orang Korea menjalani kesehariannya. Lebih dari sisi lifestyle begitu, deh!

Mulai dari sistem pendidikannya, isu-isu lokal yang sedang in di sana, hierarki sosial di perusahaan, hingga hal-hal sesederhana cara mendaur ulang sampah dan berbelanja di supermarket, kira-kira perihal seperti inilah yang kepingin banget saya ketahui secara mendalam tentang negara tersebut.

Dan, salah satu siasat yang saya tempuh untuk mempelajari lebih lanjut tentang gaya hidup orang Korea yakni dengan menonton video-video buatan content creator Korea.

Teman-teman, kalian tahu apa itu vlog?

Vlog adalah kependekan dari video dan log. Isi dari vlog biasanya menceritakan tentang keseharian dari si pengunggahnya, misalnya, vlog seorang pelajar SMA, vlog pekerja minimarket, vlog guru TK, dsb.

Nah, konten-konten semacam vlog dari YouTuber Korea inilah yang sering saya ikuti dari waktu ke waktu, khususnya yang dibuat oleh para content creator wanita.

Sebagai disclaimer, saya juga subscribe content creator cowok kok! Cuma, mungkin karena sesama perempuan, saya merasa lebih dekat dan nyambung dengan topik-topik yang diangkat oleh masing-masing YouTuber ini.

Ada yang bilang “tak kenal maka tak sayang".

Maka dari itu, hari ini saya akan mengenalkan empat female Korean YouTubers yang telah mewarnai hari-hari saya dengan tawa dan inspirasi. Nggak melulu soal makeup dan fashion, perempuan-perempuan ini mengulik bermacam-macam topik menarik nan mengedukasi lainnya, lho.

Siapa saja mereka?

1. 에바 EVA

Female Korean YouTubers Terfavorit

Oke, sebelum ada yang ngomong yang enggak-enggak, biar saya taruh disclaimer singkat di sini: ini bukan saya. Ya jelas dong beda, wong Eva yang satu ini lahir dan besar di Indonesia, bukan di Korea Selatan! Beda jauh! Kebetulan aja namanya doang yang sama, jadi jangan terkejut begitu, hehe.

Back to the topic, awal mula saya menemukan channel EVA-nim yaitu sekitar tahun 2017 silam. Seingat saya, video pertama EVA-nim yang saya tonton berisi tentang kesehariannya sebagai seorang mahasiswi yang tengah sibuk bertarung dengan ujian semester. Video tersebut termasuk dari rangkaian “A Day of a University Student” yang digarapnya sejak 2016 lalu.

Fokus utama EVA-nim sebagai seorang beauty YouTuber tentu sebagian besarnya menitikberatkan pada konten-konten seputar GRWM (Get Ready with Me, atau kalau menurut saya pribadi “ngoceh-ngoceh di depan kamera sambil berdandan ria”) dan tips trik memadu-padankan pakaian atau OOTD (Outfit of the Day).

Tapi, yang bikin saya nggak pikir panjang untuk jadi penonton setianya adalah lantaran series “A Day of a University Student”, “Pillow Talk”, “What I ate”, dan “Diary about living alone”-nya yang disajikan secara lugas dan apa adanya.

Di video-video yang diunggah dalam kategori-kategori ini, EVA-nim nggak ragu nunjukin bare face dan tingkah laku gesreknya di balik layar sebagai seorang Kim Hye-won, bukan EVA.

Sepanjang pengetahuan saya, masyarakat Korea memiliki standar kecantikan dan ketampanan yang tinggi. EVA-nim mengakui bahwa di beberapa videonya, khususnya di bagian-bagian di mana YouTuber ini sengaja tampil tanpa makeup, seringkali muncul komentar yang “menyarankan” hendaknya EVA-nim menjaga penampilannya sebagai seorang public figure, yang kalau menurut pandangan saya, ungkapan itu berarti seolah-olah bahwa EVA-nim dituntut untuk selalu terlihat sempurna di setiap videonya…

… yang entah mengapa “saran” tersebut justru terdengar kasar sekali.

EVA-nim pun nggak ragu untuk membeberkan pandangannya terkait perkara tersebut. EVA-nim ingin menunjukkan sosok dirinya yang apa adanya kepada para penonton dan subscriber-nya untuk mengedukasi mereka.

Pun, YouTuber yang satu ini ingin memberikan gambaran bahwa, “Begini lo perempuan itu. Ya kita ini juga manusia biasa, bangun tidur ya mukanya kucel begini, sama kan seperti kamu-kamu juga?”

Lebih lanjutnya lagi, EVA-nim juga berharap supaya orang-orang belajar untuk berhenti membanding-bandingkan orang lain berdasarkan penampilan fisiknya. Baginya, yang terpenting adalah apa yang ada di dalam.

Bukan cuma karena pandangannya tentang isu ini yang bikin saya respect. Di series “Pillow Talk”-nya, EVA-nim membagikan pengalamannya tentang adulthood, menjawab pertanyaan-pertanyaan penggemar mengenai kekhawatiran soal masa depan, dan menyikapi penyesalan atas keputusan yang diambil di masa lalu.

EVA-nim membagikan pendapatnya dari sudut pandang yang segar. Hemat saya, pembawaannya yang dewasa itu pastilah didapat berkat hobinya melahap buku-buku terkait self-improvement dan psikologi.

Meski sejauh ini kedengarannya konten-kontennya cenderung bersifat berat untuk diikuti, EVA-nim nggak malu untuk membumbui beberapa videonya dengan guyonan-guyonan ringan kok!

Coba tengok sendiri gimana cara EVA-nim menanggapi komentar-komentar jahat. Saya sendiri bahkan sampai terpingkal-pingkal lo meski sudah bolak-balik nonton video yang sama! Ditambah dengan teknik editing videonya yang nggak pernah gagal mengocok perut saya, channel EVA-nim ibarat supermarket serba ada yang menawarkan banyak bentuk entertainment.

Cari tahu lebih banyak tentang EVA-nim dengan mengunjungi channel YouTube-nya di sini.

2. 혜봉 Hyebong

Female Korean YouTubers Terfavorit

Adalah female Korean YouTuber lainnya yang memusatkan kontennya pada hal-hal berbau beauty, fashion, dan daily vlog.

Videonya yang memancing saya untuk bertamu ke channel-nya justru tidak ada sangkat pautnya dengan dua niche pertama. Malahan, vlog yang meliput kesehariannya sebagai freelancer-lah yang memikat hati saya.

Yup, dari video-video yang diunggahnya, sepengetahuan saya Hyebong-nim adalah seorang freelancer yang menjalankan bisnis aksesoris.

Di sela-sela kesibukannya mengembangkan bisnisnya tersebut, Hyebong-nim kerap menampilkan kegiatan sehari-harinya yang berhubungan dengan creative dan health pursuit.

Yang membuat saya terkagum-kagum dengan Hyebong-nim adalah tekadnya untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik yang betul-betul patut diacungi jempol!

Bukan sekali-dua kali Hyebong-nim menunjukkan keseruannya mengikuti kelas seni. Bukan sekali-dua kali pula Hyebong-nim memamerkan asiknya berolahraga di kanal YouTube-nya.

Ini jelas asik banget buat diikuti, secara: 1) Saya hobi menggambar, tapi nggak pede menekuni hobi itu lagi sejak beranjak dewasa, dan 2) Saya kepingin banget berolahraga, tapi niat saya nihil di situ. Dengan kata lain, Hyebong-nim adalah sosok ideal yang saya impikan.

Sosok perempuan yang walau sibuk bekerja tapi tetap sanggup aktif melakukan aktivitas-aktivitas yang sifatnya menunjang perkembangan diri. Bagi perempuan-perempuan seperti ini, bukan hal yang mustahil untuk menyempatkan menggeluti hobi sesibuk apapun mereka.

Ini membuat saya malu sekaligus belajar bahwa selama kita punya kemauan untuk suatu hal, maka nggak ada yang nggak bisa.

Dan vlog Hyebong-nim yang barangkali sederhana bagi viewers lain adalah penyemangat saya ketika tekad berolahraga dan angan-angan saya untuk mengeksplorasi sisi kreatif saya kendor.

Dengan narasi dan vibe keseluruhan video yang menenangkan, vlog Hyebong-nim paling cocok ditonton sebagai lullaby sebelum tidur, atau untuk reminder di sela-sela jadwal padat yang seakan-akan nggak ada habisnya.

Cari tahu lebih banyak tentang Hyebong-nim dengan mengunjungi channel YouTube-nya di sini.

3. 슛뚜 sueddu

Female Korean YouTubers Terfavorit

sueddu-nim tampaknya merupakan YouTuber pertama yang mula-mula mengenalkan saya tentang ketertarikan orang-orang Korea terhadap gaya hidup minimalis.

Di awal tahun 2019, saya sempat mengikuti topik ini juga. Bahkan, saking berniatnya saya untuk menjalani lifestyle tersebut, saya melahap segala macam informasi yang berkaitan dengan minimalisme, mulai dari menamatkan buku “Goodbye,Things”-nya Fumio Sasaki hingga menjadi pembaca setia blog The Minimalist.

Dan, saya harus bilang kalau algoritme YouTube itu amazing.

Mungkin dia mengamati dari jejak saya di internet ya, alhasil video-video yang dimunculkan di feed YouTube saya pun bertemakan minimalisme. Salah satunya adalah video di mana sueddu-nim membicarakan tentang kecenderungannya untuk mempertahankan gaya hidup minimal.

Keputusannya itu kentara sekali dari berbagai aspek kehidupannya yang ditunjukkan di video-videonya, seperti pilihan baju di wardrobe-nya yang didominasi dengan warna-warna monokrom saja, jumlah produk skincare-nya yang terbatas, serta pemilihan interior yang lebih mengedepankan function over fashion.

Kalau Anda rajin menonton setiap unggahannya, Anda pasti ngeh dengan apa yang saya perinci di sini.

Di samping menganut minimalism, faktor lainnya yang menarik perhatian saya dari seorang sueddu-nim adalah cerita-cerita liburannya yang bikin saya mupeng.

Jangan terkejut ya, tapi mayoritas dari perjalanan sueddu-nim dilakukannya seorang diri, lho.

I don’t know about you, tapi bagi saya ini sih sebuah pencapaian yang luar biasa banget terutama untuk seorang perempuan muda di usia dua puluhan!

Bayangkan kebebasan menikmati indahnya kota asing di negeri nun jauh di sana di malam hari, atau sekadar mengeksplorasi kekayaan yang tak pernah terungkap sebelumnya dari destinasi wisata populer dalam negeri yang kesemuanya dilakukan seorang diri.

Ada yang berpendapat ini serem. Perempuan kok keluyuran sendiri! Bahaya, nanti ada apa-apa gimana?

Nggak akan bahaya asalkan kita pandai menjaga dan membawa diri. Lagipula, dengar-dengar solo traveling punya banyak manfaat lo, khususnya terhadap perkembangan diri.

Pun tempat-tempat yang dituju sueddu-nim fantastis banget menurut saya, seperti Turki, Islandia, dan Portugal. Dilengkapi dengan cara pengambilan gambar dan editing skill-nya yang super dramatis, menonton travelog sueddu-nim membuat saya seakan-akan berada di negara-negara tersebut, menjelajahi tiap sudutnya bersama sueddu-nim.

Kemandirian dan keleluasaannya dalam menjalani hidup merupakan daya tarik sueddu-nim yang sulit saya tolak.

N.b.: bagi pecinta hewan peliharaan lucu, bolehlah mampir ke kanal YouTube sueddu-nim untuk sekadar menyaksikan aksi menggemaskan Bebe, si anjing mungil yang super imut, hihi.

Cari tahu lebih banyak tentang sueddu-nim dengan mengunjungi channel YouTube-nya di sini.

4. DAISY 데이지

Female Korean YouTubers Terfavorit

Andai diperbolehkan, saya hendak menyampaikan kesan saya tentang DAISY-nim dalam satu kata saja: “berani”.

Yes, berani. Cenderung nekat malahan, hahaha.

Gimana nggak nekat, wong beberapa kontennya secara blak-blakan menguraikan tentang topik dengan rating 18 tahun plus-plus!

Hush, jangan ngeres dulu! Biar begitu, pembahasannya mengambil dari sudut pandang yang edukatif dan informatif.

Kalau mau lebih tahu persisnya, DAISY-nim nggak ragu mengutarakan opininya seputar kesehatan alat reproduksi dan kepuasan seksual wanita. Berani banget kan? Of course! Apalagi jika kita menimbang dari latar belakang DAISY-nim yang notabene adalah warga Korea, bukankah ini pilihan yang sangat berisiko?

Mostly masyarakat Korea Selatan cenderung menganut paham konservatif, dan di dalam society tipe ini, membicarakan tentang seks di muka umum dianggap hal yang tabu. Sebelas-dua belaslah dengan di negeri sendiri!

DAISY-nim bukannya nggak menyadari risiko yang mungkin menghampirinya. Justru karena mengetahui bahwa beberapa orang nggak bakal menyambut hangat keputusannya untuk meningkatkan “kemelekan” masyarakat tentang isu ini, DAISY-nim tanpa ragu terus mengkampanyekan keyakinannya.

Maju terus, pandang mundur!

Inilah sebabnya mengapa saya salut dengan DAISY-nim! Jika saya berada di posisi yang sama seperti DAISY-nim, nggak peduli seberapa besarnya tekad saya untuk mendobrak stereotipe yang ada, tetap saja ketakutan itu ada.

Namun, bukannya menyerah, DAISY-nim justru bersikukuh mengambil jalan yang sulit dan nggak menengok ke belakang sama sekali.

Tetapi topik-topik tersebut bukanlah niche utama DAISY-nim, lho! YouTuber yang usianya menginjak kepala tiga ini juga sering membagikan insight lainnya seputar perempuan yang inspiratif dan patut diteladani, salah satunya yakni kiatnya untuk menyeimbangkan antara inner beauty dan kecantikan yang terlihat dari luar.

Cari tahu lebih banyak tentang DAISY-nim dengan mengunjungi channel YouTube-nya di sini.

Kesimpulan

YouTuber perempuan nggak melulu identik dengan konten-konten mengenai beauty dan fashion. Keempat female Korean YouTubers terfavorit saya ini contohnya.

Berbekal pengetahuan dan liku-liku kehidupannya masing-masing, keempatnya mampu menyajikan video-video yang tidak sekadar menghibur namun juga menginspirasi para penontonnya lewat topik yang bervariasi.

Dari keempat YouTubers di atas, adakah yang kamu kenali dan ikuti? Atau mungkin kamu punya YouTuber idolamu sendiri?

Sharing pendapatmu ya!



Catatan kaki:

  1. Oppa: Panggilan untuk lelaki yang lebih tua dari perempuan.
  2. –nim: Panggilan sopan yang kurang lebih berarti “Tuan”/”Nona”/”Nyonya”. Tingkatannya lebih tinggi daripada –ssi.


 

Peringatan: Artikel ini pertama kali diterbitkan di Berkas Narasi. Dilarang menyalin tulisan yang ada di Berkas Narasi, baik sebagian maupun seluruhnya kecuali dengan izin tertulis dari penulis dan menyertakan sumber artikel. Setiap pelanggaran akan dituntut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

8 Komentar

  1. Asikkk, dapat rekomendasi Channel Youtube baru dari Kak Eva 😍. Thank you so much, Kak 😁

    Kalau dari 4 Youtubers di atas, yang aku tahu dan cukup mengikuti perkembangannya adalah Sueddu-nim. Walaupun sekarang udah jarang nonton karena belakangan ini isi Youtubeku penuh dengan urusan per-fangirling-an😂 tapi aku masih suka lihat video-video Sueddu-nim karena aku suka dengan sensasi menonton videonya yang membuat perasaan jadi rileks hahaha. Karena Sueddu-nim juga, beberapa channel Youtubers Korea lain yang aku tonton adalah seputar daily life yang sudut pengambilan gambarnya tidak pernah menampakan muka. Salah satu youtubers Korea yang aku suka selain Sueddu adalah Ondo-nim. Kak Eva pernah nonton Ondo-nim? 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Happy watching, Kak Lia ;) Bener sekali! Karena itulah saya betah banget nonton video-videonya sueddu-nim, bahkan nggak jarang pula sampai kebawa tidur hihihi. Oh, kalau nggak salah sih video-video Ondo-nim beberapa kali wara-wiri di feed saya, tapi sayangnya belum pernah nonton satu pun tuh. Niche-nya tentang apa ya? :O Apakah setipe-setipe dengan sueddu-nim juga?

      Hapus
    2. Ondo-nim ini Niche-nya ke daily vlog. Setipe dengan Sueddu tapi versi lebih cerah dan ada suaranya hahaha. Kalau Sueddu yang pernah aku tonton, hanya alunan musik. Kalau Ondo, pakai suara sendiri :D
      Entah Kak Eva akan suka atau tidak dengan video Ondo-nim 🙈

      Hapus
    3. Hoooo ya ya ya, berarti ada narasinya begitu ya? Oke deh, masuk watching list! :D Hari ini bakal saya streaming video-videonya!

      Hapus
  2. Saya hanya tau Sueddu, tapi jarang menontonnya hehehe 🙈 Nggak begitu mengikuti Korean Youtuber soalnya, dan memang Sueddu ini videonya menyenangkan untuk ditonton ya, memberikan rasa healing yang ajaib 😂

    Menurut saya, kenapa banyak orang di Korea suka hidup minimalist, meski tetap ada yang maximalist, itu karena rumahnya kecil-kecil jadi nggak punya space cukup untuk taruh barang 😆 *ini sepengalaman saya* soalnya saya pun keikut jadi minimalist karena terpengaruh pasangan yang sudah minimalist duluan plus area rumah saya yang nggak luas 😁

    By the way, terima kasih untuk rekomendasinya, mba Eva 🥳

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, Kak :D Dan karena alasan itulah persisnya mengapa saya nonton video-videonya sueddu-nim pas mau bobo aja hehe biar makin relax begituuu.

      That makes a lot sense! Saya dulu penganut paham maximalist garis keras (?), padahal jelas-jelas kamar saya juga nggak begitu luas. Tapi begitu menyadari kondisi kamar yang semakin nggak kondusif lagi, semacam dapat reality check begitu, saya akhirnya ganti haluan juga deh hahahaha

      Sama-sama Kak Eno, terima kasih atas kunjungannya ke blog saya :)

      Hapus
  3. Aku malah jdi tau ttg bloggers di atas setelah baca tulisan mba :).

    Jujurnya vlog/YT aku ga terlalu sering buka. Hanya sesekali, Krn msh LBH menyukai tulisan blog drpd video.

    Tapi ada kok bbrp vlog yg aku suka dan sesekali aku tonton utk Korea. Seperti JISUN, dan Kittysaurus :D.

    Ji sun ttg kuliner, Kittysaurus ttg kucing :D. Soalnya minatku memang lebih ke kuliner, traveling dan kucing mba. Makanya fokusnya LBH banyak kesana. Kalo ttg beauty, ga terlalu aku ikutin, secara diri sendiri aja males dandan hahahahahaha.

    Eh tapi aku pengen liat ntrvideo yg EVA . Kayaknya menarik Krn terkesan apa adanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Temen-temen saya juga banyak yang nontonin Kittysaurus lo, Kak Fanny hehehehe dan belakangan ini saya kena racunnya, jadilah subscriber baru di channel itu :D Gemes-gemes banget liat kucing-kucingnya, aaaaaaa apa daya saya yang kepingin pelihara tapi nggak dibolehin cuma bisa nontonin dari layar hape saja, hihi.

      Hapus

Back to Top